Minggu, 05 Agustus 2012

Mau Lebaran ? Sajian nya minuman kaleng/Soft drink ? sebaiknya tidak !

Mampu menguras air di dalam tubuh Anda, saat terjadinya pemprosesan gula tingkat tinggi dalam softdrink itu memerlukan bantuan air di dalam tubuh Anda dalam jumlah yang cukup besar. Karena itu, sebaiknya untuk menganti cairan yang terbuang, Anda harus mengkonsumsi air putih sebanyak 8-12 gelas untuk setiap gelas softdrink yang Anda minum. - Saat mengalami dehidrasi, sebaiknya Anda tidak dianjurkan untuk meminum softdrink, bukannya menghilangkan haus, justru hanya akan membuat Anda semakin haus saja. Karena softdrink bukanlah jenis minuman yang dibutuhkan oleh tubuh. Jika Anda tetap melanggarnya, Anda akan mengalami yang namanya Dehidrasi Seluler Kronis, suatu kondisi yang mampu melemahkan tubuh pada tingkat sel. Yang lambat laun akan menyebabkan melemahnya sistem kekebalan tubuh serta dapat menimbulkan berbagai penyakit. - Softdrink memiliki kandungan fosfat yang terbilang tinggi, sehingga dapat menghancurkan mineral penting di dalam tubuh. Jika sampai tubuh Anda kekurangan mineral, itu akan menyebabkan penyakit jantung (kekurangan magnesium), osteoporosis (kekurangan kalsium) serta berbagai penyakit lain. - Seperti diketahui kandungan gula di dalam softdrink itu jumlahnya sangat tinggi, yang dapat menyebabkan pankreas memproduksi insulin dalam jumlah yang besar, sehingga terjadinya kandungan gula di dalam tubuh kelebihan dan kekurangan gula dan insulin. Tentu itu akan menyebabkan penyakit diabetes serta penyakit lain, seperti ketidakseimbangan dalam tubuh. - Belum lagi selesai dengan masalah-masalah di atas, kafein dan kandungan gula dalam softdrink dapat menghentikan proses pencernaan. Sehingga kandungan gizi pada makanan yang baru saja Anda konsumsi maupun beberapa jam sebelumnya tidak akan menyerap. - Kondisi tubuh sedang tidak fit, atau bahkan sedang demam, flu dan lainnya, sebaiknya jauhkan softdrink. Tahukah anda setiap kali anda mengkonsumsi minuman ringan (soft drink) ber karbonasi, tubuh kita bereaksi lebih dari apa yang kita sadari ? Apa yang terkandung di dalam minuman ringan berkarbonasi : * kandungan gula berlebih * kafein * karbondioksida * bahan pengawet * pemanis buatan (seperti aspartame) * pewarna buatan * perasa buatan * asam dan zat kimia lainnya Berbagai macam zat sintetik inilah yang saat ini perlu dicurigai adanya kandungan bahan haram, karena saat ini banyak beredar pewarna buatan yang terbuat dari komponen hewan haram yaitu babi. dari segi kesehatan juga jelas banyak menimbulkan berbagai macam penyakit. Kelebihan berat badan karena terlalu banyak zat pemanis, penyakit karsinogenik karena terlalu sering mengkonsumsi makanan yg banyak pengawet, serta banyak hal hal yg tidak bermanfaat lainnya. Semua flavor yang ditambahkan ke dalam soft drink jelas flavor buatan yg dari segi kesehatannya jelas tidak bervitamin sama sekali sedangkan dari segi kehalalannya juga lebih banyak flavor yg tidak halal karena dibuat dr komponen hewan haram. Jadi jangan berandai andai dengan kalimat tidak minum minuman yang beralkohol tapi hanya soft drink. Meskipun soft drink nya pun sudah ber merk halal, alangkah lebih baik nya kita pun menghindari minum soft drink, karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaat nya. Orang melayu menyebut soft drink adalah air kaleng, atau artinya air minum dalam kaleng. Entah itu minuman soft drink dengan berbagai macam aroma buah seperti cola maupun oranges, maupun minuman susu kedelai, teh, ataupun larutan penyegar. Tidak ketinggalan pula minuman kesehatan yang “berenergi”,serta minuman beralkohol rendah semuanya menggunakan kemasan kaleng atau air kaleng seperti sebutan orang melayu. Pada kesempatan lebaran seperti ini setiap rumah pasti menyediakan minuman kaleng, ntah budaya modern yang menghinggapi sebagian orang saat ini yang perlu hidangan praktis, atau memang karena bonus THR kantor yang banyak diterima salah satunya adalah minuman kaleng ini. Minuman soft drink rata-rata bukan dari olahan buah yang sesungguhnya. dan kebanyakan adalah perisa buatan atau perasa/ataupun aroma buatan. Dimana yang namanya buatan adalah merupakan senyawa sintetis dan bahan kimia yang nilai gizinya jelas tidak ada. berlebaran dengan kebiasaan mengkonsumsi minuman kaleng alias “air kaleng” dikhawatirkan membuat pencernaan /”perut” bereaksi karena selama 1 bulan pada siang hari kita tidak mengkonsumsi makanan. Sedangkan hari lebaran pertama yang kita konsumsi adalah minuman ini. Diikuti pula dengan pola makan yang mendadak harus mengkonsumsi “ketupat” yang cukup padat, rendang yang padat, liat dan bersantan serta kue-kue lebaran yang serba manis dan bermentega, duh kasian sekali pencernaan kita harus mencerna makanan seberat itu serta merta. Biasanya anak-anak yang datang berduyun-duyun kerumah-rumah untuk berlebaran dan mendapatkan sedikit “uang lelah” tanda sukacita dari sang pemilik rumah akan mendapatkan juga sebotol minuman kaleng dengan segala macam variasi (ntah soft drink biasa atau minuman beralkohol). Pun dengan sukacita mereka akan menghabiskan minuman air kaleng tersebut. Alhasil makna puasa sebulan penuh jadi ternoda dengan kesenangan lebaran satu hari pertama. Baik dari segi ibadahnya maupun dari kesehatannya. lebaran 2 hari pencernaan kita praktis sudah amburadul, makan salah, buang air salah, lebaran ke tiga rumah sakit mulai penuh dengan pasien dengan masalah yang sama. Air kaleng, yang diolah dan dikemas dalam kaleng punya tujuan lebih awet dan tahan lama bila dibandingkan dengan suguhan minuman syrup, jus maupun minuman segar lainnya. tentu saja pengawetnya pun ada. dari berbagai macam dan beraneka rupa merek-merek minuman kaleng ini sebagian besar masih belum jelas status kehalalannya, baik air kaleng lokal (wilayah kepri/batam) maupun air kaleng dari “luar” (nasional maupun negara tetangga). Apalagi yang disuguhkan adalah minuman kaleng beralkohol (yang katanya zero alkohol) ataupun minuman “berenergi” (yang diiklankan seketika minum akan langsung mendapatkan power/tenaga yang luar biasa). Sungguh makna puasa akan tetap hadir dalam keseharian kita selama 11 bulan berikutnya dengan kembali mengkomsumsi pola makan yang teratur lagi halal. Adat budaya tetap indah dipelihara, tapi ibadah serta raga tetap pula yang paling utama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar