Sabtu, 21 Juli 2012

Resep Es Teler

Published Friday, May 7, 2010 By admin. Under Minuman Tags: es teler Resep Minuman – Es Teler Untuk 20 porsi Bahan Es Teler : Alpukat 3 buah ( 1 kg ), potong kotak Nangka 15 biji potong dadu Kelapa muda ( degan ) 4 buah, ambil dagingnya Kolang-kaling 250 gram Susu kental manis putih 150 ml Santan 1 liter dari 1 butir kelapa Daun pandan 1 lembar Garam secukupnya Sirup pandan 1 liter Agar-agar bubuk putih 1 bungkus Air 300 ml Gula pasir 150 gram Es serut secukupnya Cara membuat Es Teler : Agar-agar : Campur air, agar-agar dan 75 gram gula pasir, rebus hingga mendidih, angkat dan bekukan. Serut agar-agar dengan serutan keju, angkat dan sisihkan. Campur santan, garam dan daun pandan. Rebus hingga mendidih sambil diaduk agar tidak pecah. Angkat dan dinginkan. Rebus kolang-kaling dengan 75 gram gula pasir hingga lunak. Angkat dan buang airnya. Atur dalam mangkuk saji : Alpukat, nangka, kolang-kaling dan agar-agar serut. Tuang sirup dan santan secukupnya. Tambahkan es serut dan susu kental manis. Sajikan dingin. Tips : Sirup pandan dibuat dari gula pasir dan air dengan perbandingan 1 : 1 ( 1 kg gula pasir : 1 liter air ) yang direbus dengan daun pandan hingga mendidih dan gula larut. Jika ingin menarik, tambahkan saja pewarna makanan secukupnya.

Jumat, 20 Juli 2012

Resep Masakan Sayuran indigenous Roay

RENDANG KACANG ROAY Cara pembuatan: •Kacangroaydirebusselama15 menitlaluditiriskan.•Bumbu-bumbudihaluskan, kemudianditumis.•Masukkandaging, masaksampaisetengahmatang.•Masukkankacangroaydengansantankental, daunjeruk, kunyit, garamdangula.•Tambahkankaldublok.•Bilasayursudahagakkering, angkatdansajikan .Catatan: Roay= Koro= Kekara BAHAN: •750 g kacangroaykupas •250 g dagingsapi, iris-iris. •400 g cabaimerah •1 sendokmakanketumbar •½sendoktehjinten •10 siungbawangmerah •5 siungbawangputih •1 potongjahe •2 lembardaunsalam+ 5 buahcengkih •1 btserai+ kayumanis2 cm •5 lembardaunjeruk •1 lembardaunkunyit •Santankentaldari2 butirkelapa •Garam, gulamerahsecukupnya PIZZA KACANG ROAY Cara pembuatan: gula dan ragi dengan ½bagian air, biarkan sampai berbuih.•Campurkan larutan ragi ke dalam tepung terigu, uleni sambil ditambahkan air sedikit demi sedikit sampai tidak melekat di tangan.•Adonan ditutup dengan lap yang lembab atau plastik lembaran selama ±15 menit.•Adonan diuleni lagi, selanjutnya ditutup kembali selama 1 ½jam.•Adonan dibagi menjadi beberapa bagian yang sama lalu ditipiskan dengan ketebalan ±¾cm.•Letakkandiatasloyangyang sudahdiolesidengansedikitminyak.•Taburkankacangroay, jamur, nanas, danbawangbombaydiatasadonan, tambahkankejumozarellapanggangsampaimatang. BAHAN : -500 g terigu-1 sdmragiinstan-1 sdmgulapasir-±300 cc air hangat-1 sdtgaram-200 g kacang roay kupas kulit arinya, rebus hingga masak, cincang kasar.-150 g jamurchampignon, iris tipis.-½buah nanas iris tipis-tipis kecil.-2 buahbawangbombay, belahdaniris tipis.-250 g keju mozarella, parut kasar. Bahansaustomat: -700 g tomatparut-2 bhbawangbombay, cincanghalus-1 sdtoregano-½sdtmerica-½sdtgaram-2 sdtgulaCara pembuatansaustomat: Tumisbawangbombaydengan2 sdmmargarinsampailayu, masukkansemuabahan, masakhinggakental Sumber : BALITSA Lembang, Bandung

Kamis, 19 Juli 2012

MIE AYAM PALAGUNA MENU BARU SEHAT PERTAMA KALI DI POPULERKAN DI CILDEDUG

Mie Pelangi cabang dari mie Palaguna ciledug dengan memproduksi Menu sehat Menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh merupakan bagian dari gaya hidup sehat. Karena itu banyak pula pengelola restoran yang peduli dengan kedua masalah itu sehingga menawarkan hidangan menu sehat. Salah satu restoran yang peduli dengan kebutuhan itu adalah Mie Pelangi ESA Enak sehat dan Alami .. Untuk mie Pelangi dengan warna-warni yang ceria, pemiliknya menggunakan sayuran antara lain wortel, bayam, dan beet (semacam kentang yang berwarna ungu). Untuk mie warna hijau, menggunakan bayam, mie dengan warna orange dipakai wortel. Warna ini berasal dari campuran wortel yang banyak mengandung betakaroten dan sangat baik untuk kesehatan hati. Sayuran untuk membuat mie diblender dengan alat pembuat jus, sayuran lalu dicampur dengan terigu. Setelah itu baru di cetak dengan mesin cetakan khusus untuk mie. Jika hari biasa, siempunya bisa meproduksi mie sehat sekitar 3-4 kg. Terbatas,....MAKAN YANG SEHAT DI DEPAN RUMAH SAKIT UGD WALED Cirebon
Mie wortel, bayam dan beet ini merupakan menu yang banyak dicari pengunjung. Selain menyehatkan, menu ini juga mampu menjauhi kanker hati karena sifat beta karoten dari wortel yang begitu kuat dan tinggi. Sementara mi terbuat dari bahan tepung rendah kalori sehingga benar-benar aman untuk mereka yang bermasalah dengan kolesterol. Keistimewaan mie sehat ini, meskipun tanpa bahan pengawet, mienya bisa tahan lama dan rasanya tetap segar. walau pun mie sehat sudah lima hari disimpan, mienya masih tetap nikmat dimakan. Hanya warna mie mungkin agak sedikit berubah warna, tapi tetap sehat untuk di konsumsi.

10 Bahan Pengawet & Zat Adiktif Wajib Dihindari

BAHAN pengawet dan zat adiktif sangat berbahaya bagi kesehatan. Sebelum Anda terkena dampaknya, hindari bahan-bahan berbahaya ini.

Seiring perkembangan zaman, keberadaan zat adiktif serta bahan pengawet banyak menyusup dalam makanan. Anda wajib mengetahuinya agar terhindar dari gangguan kesehatan serius. Berikut ini beberapa bahan pengawet dan zat adiktif pada makanan yang sebaiknya Anda hindari, seperti dilansir Sheknows.

Amonium sulfat

Amonium sulfat ialah pengawet yang sering digunakan dalam roti (biasanya dicampur dalam ragi). Tapi juga bisa sebagai pembersih dan terdapat dalam pupuk tanaman.

L-sistein

L-sistein terbuat dari bulu bebek atau rambut manusia dan dianggap protein alami karena dapat dicerna sebagai asam amino. L-sistein biasanya digunakan untuk adonan roti dan kue.

Titanium dioksida

Titanium dioksida sering digunakan dalam tabir surya karena dapat menyerap sinar UV. Namun, zat ini juga digunakan dalam susu, salad dressings, frosting, dan creamer kopi, dan sebagainya.

Butylated hydroxyanisole

Butylated hydroxyanisole (BHA) ialah pengawet makanan berbasis fenol yang berfungsi sebagai antioksidan untuk makanan untuk mencegah makanan menjadi tengik. BHA dapat menyebabkan kanker dan biasanya ditemukan pada obat-obatan, makanan kemasan dan pakan ternak.

Butylated hidroksitoluen
Butylated hidroksitoluen (BHT) ialah makanan pengawet mirip dengan BHA yang juga mencegah minyak dalam makanan menjadi tengik. BHA biasanya digunakan untuk kosmetik, bahan bakar jet, karet dan cairan pembalseman. (ind) (tty)

Seberapa Pentingkah Pengawet pada Makanan?

SEBAGIAN besar orang mulai menghindari bahan makanan berpengawet demi alasan kesehatan. Penting untuk konsumen mengetahui bahan tambahan pangan yang aman dikonsumsi.

Sudahkah Anda mengetahui Bahan Tambahan Pangan (BTP)? BTP adalah bahan atau campuran bahan yang secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku pangan, tetapi ditambahkan ke dalam pangan untuk memengaruhi sifat atau bentuk bahan pangan. Pada umumnya, bahan yang digunakan merupakan bahan kimia yang telah diuji sesuai kaidah ilmiah. Beberapa jenis BTP, di antaranya pewarna, pemanis buatan, pengawet, antioksidan, antikempal, penyedap dan pengawet rasa serta aroma, pengatur keasaman, pemutih dan pematang tepung, pengemulsi, pemantap dan pengental, pengeras, dan sekuestran (pengikat ion logam).

Secara internasional, keamanan BTP ditentukan JECFA (Joint Experts Committee on Food Additives), komite ahli yang dibentuk oleh WHO dan FAO. Sementara di Indonesia, BTP diatur dalam UU No. 7 tahun 1996 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah No. 28 tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu, dan Gizi Pangan. Adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang mengatur batas maksimal penggunaan tiap-tiap BTP dalam produk pangan.

"Ada aturan yang harus diikuti saat akan menggunakan BTP. Bicara bahan pengawet, seperti bensoat, perlu digunakan dalam makanan karena berfungsi membunuh atau menghambat mickroorganisme (khamir, kapang, dan bakteri-red), tetapi hanya efektif pada tingkat keasaman 2-4,5 pH,” kata Prof Dr Purwiyatno Hariyadi, Direktur Southeast Asian Food and Agricultural Science &Technology (SEAFAST) usai acara “Food Ingredients Asia 2012” di Hotel Le Meridien, Jakarta, baru-baru ini.

Sementara bila berbicara aman tidaknya pengawet makanan, Purwiyatno menambahkan, "Pengawet ditambahkan untuk memperpanjang masa makanan, tapi harus aman dulu. Dalam arti, jumlah yang dipakai tidak memberikan efek buruk untuk kesehatan. Darimana panduan tersebut diperoleh? Biasanya dilakukan tes pada hewan percobaan, dan demi keamanan, untuk manusia biasanya dikurangi lagi kandungannya," lanjutnya.

Pemakaian BTP jelas tidak boleh keluar dari aturan atau pelanggarnya akan masuk ke ranah kriminal. Landasan hukum BTP adalah Permenkes No. 722/Menkes/Per/IX/1988, yang menetapkan BTP yang aman ditambahkan ke dalam produk pangan. Tercantum pula bahan berbahaya digunakan, seperti formalin, dulsin, kalium klorat, asam salisilat, asam borat, kalium klorat, kloramfenikol, dan sebagainya.

"Semua tergantung aplikasinya. Misal minuman, kalau minuman dalam ukuran kecil dan dikonsumsi langsung habis, itu tidak perlu pengawet. Tapi kalau dalam waktu lama, bahan pengawet menjadi penting agar makanan tidak rusak dan membahayakan tubuh," ujarnya. "Yang dinamakan BTP itu harus aman dikonsumsi, kecuali boraks dan formalin. Keduanya bukan bahan pengawet, tetapi justru bahan kimia yang dilarang," tutupnya.

Mengenal Jenis Bahan Pengawet Makanan


Menurut Badan Pengawasan Pangan Obat dan Makanan (BPPOM) ada beberapa jenis bahan pengawet yang boleh digunakan dalam produksi makanan, contohnya adalah sebagai berikut:
    • Natrium Benzoate (sodium benzoate),  Digunakan untuk acar dalam botol, keju, margarin, apricot kering, selai, jely, sirup, saus, kecap, anggur buah dan minuman berakohol, serta makanan lainnya kecuali daging, ikan dan unggas. Batas maksimum penggunaan 200mg-1gr / kg.
    • Natrium Bisulfit (sodium Hydrogen Sulphite),  Digunakan pada potongan kentangan goreng beku, udang beku, dan selai dengan batas maksimum penggunaan 50-500 mg/kg.
    • Natrium Metabilsufit (Sodium Methabisulphite), Digunakan pada potongan kentangan goreng beku, udang beku, dengan batas maksimum penggunaan 50-100 mg/kg.
    • Natrium Nitrat (Sodium Nitrat), Digunakan untuk daging olahan dan awetan, keju dengan dosis 50-500 mg/kg.
    • Natrium Nitrit (Sodium Nitrite), Digunakan untuk daging olahan, daging awetan, corned kalengan dengan 50 mg – 125 mg/kg.
    • Natrium Propionat (Sodium Propionat), Digunakan untuk olahan keju dan roti, batas penggunaan 2-3 gr/kg.
    • Natrium Sulfit (Sodium Sulphite), Digunakan untuk potongan kentang goreng beku, udang beku dan selai dengan batas maksimum penggunaan 50-500 mg/kg.
    • Nisin (Nisin), Digunakan untuk keju olahan dengan dosis 12,5 mg/kg.
    • Asam Benzoat (Benzoic Acid), Bahan ini banyak digunakan pada kecap, minuman ringan, acar, margarin, selai, saos, dll. Batas maksimum penggunaan 600 mg – 1 gr/kg.
    • Asam Propionat (Propionic Acid), Banyak digunakan untuk olahan keju dan roti. Batas maksimum penggunaan 2-3 gr/kg
    • Asam Sorbat (Sorbic Acid), Digunakan untuk keju olahan. Dosis penggunaan 3gr/kg.
    • Belerang Dioksida (Sulfur Dioxide), Banyak digunakan untuk acar, jelly, selai, saus, gula bubuk, gula pasir, cuka, sirup, bir/minuman ringan, anggur, sosis, ekstrak kopi kering, gelatin dll. Batas maksimum penggunaan 20-500 mg/kg.
  • Metil p-Hidroxybenzoate (Methyl p-Hidroxybenzoate), Digunakan untuk selai, jelly, acar dalam botol, kecap, ekstrak kopi cair, pasta tomat, sari buah dan makanan lainnya kecuali daging, ikan dan unggas. Batas maksimum penggunaan 200 mg – 1gr/kg
  • Etil p-Hidroxybenzoate (Ethyl p-Hidroxybenzoate), Digunakan untuk selaidan jeli dengan dosis1 gr/kg
  • Propil p-Hidroxybenzoate (Prophyl p-Hidroxybenzoate), Digunakan untuk selai, jeli, acar dalam botol, kecap, ekstrak kopi cair, pasta tomat, sari buah dan makanan lainnya, kecuali daging, ikan unggas. Dosis penggunaan 250 mg – 1 gr/kg
  • Kalium Benzoat (Potassium Benzoate), Digunakan untuk acar dalam botol, keju, margarin, apricot kering, selai, jelly, sirup, saus, anggur buah dan minuman berakohol, serta makanan lainnya kecuali daging, ikan, unggas. Batas maksimum penggunaan 200 mg – 1 gr/kg.
  • Kalium Bisulfit (Potassium Bysulphite), Digunakan untuk potongan kentang goreng beku, udang beku, dan selai. Batas maksimum penggunaan 50-500 mg/kg
  • Kalium Metabisulfit (Potassium Metabilsuphite), Digunakan untuk potongan kentang goreng beku, udang beku, dan selai. Batas maksimum penggunaan 50-100 mg/kg
  • Kalium Nitrat (Potassium Nitrat), Digunakan untuk daging olahan, daging awetan, dan keju dengan dosis penggunaan 50-500 mg/kg
  • Kalium Nitrit (Potassium Nitrit), Digunakan untuk daging olahan, daging awetan, dan keju dengan dosis penggunaan 50-125 mg/kg
  • Kalium Propionat (Potassium Propionate), Digunakan untuk keju olahan dengan dosis 3gr/kg
  • Kalium Sorbat (Potassium Sorbat), Digunakan untuk keju olahan, keju, maragrin, apricot kering, acar dalam botol, jeli, selai. Batas maksimum penggunaan 500mg-1gr/kg
  • Kalium Sulfit (Potassium Sulphite), Digunakan untuk potongan kentang goreng beku, udang beku dan selai dengan dosis 50-500mg/kg.
  • Kalsium Benzoat (Calcium Benzoate), Digunakan untuk selai, saus tomat, sirup dan anggur/minuman berakohol dengan dosis 200mg-1gr/kg
  • Kalsium Propionat (Calsium Propionate), Digunakan untuk olahan keju dan roti, batas penggunaan 2-3 gr/kg
  • Kalsium Sorbat (Calsium Sorbate), Digunakan untuk margarin dan selai dengan dosis 1 gr/kg.

Intip sejarah gelondong baso

http://ingin-info.blogspot.com

Ingin Info | Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang paling lazim dalam masakan Indonesia. Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga baso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak di tawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan dan mall-mall. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi goreng, nasi goreng, atau cap cai.

Bakso memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa Indonesia hal ini ditunjukkan dari istilah Bakso berasal dari kata Bak-So, dalam Bahasa Hokkien yang secara harfiah berarti 'daging babi giling'. Karena kebanyakan penduduk Indonesia adalah muslim, maka bakso lebih umum terbuat dari daging halal seperti daging sapi, ikan, atau ayam. Seiring berkembangnya waktu, istilah bakso menjadi lebih dikenal dengan 'daging giling' saja. Kini, kebanyakan penjual bakso adalah orang Jawa dari Wonogiri dan Malang. Tempat yang terkenal sebagai pusat Bakso adalah Solo dan Malang yang disebut Bakso Malang.


Macam-macam Jenis Bakso
Bakso urat: bakso yang diisi irisan urat atau tendon dan daging tetelan kasar
Bakso bola tenis atau bakso telur: bakso berukuran bola tenis berisi telur ayam rebus
Bakso gepeng: bakso berbentuk pipih
Bakso ikan: bakso berbahan daging ikan
Bakso udang: bakso berbahan dari udang
Bakso Malang: hidangan bakso dari kota Malang , Jawa Timur; lengkap dengan mi kuning, tahu, siomay, dan pangsit goreng
Bakso keju: bakso resep baru berisi keju
Bakso Bakar: bakso yang diolesi bumbu khusus dan dibakar langsung (tanpa arang) dan disediakan bersama potongan ketupat dan kuah kaldu yang hangat dan bumbu kacang. Biasanya bumbu oles sebelum dibakar merupakan salah satu yang menentukan enak atau tidaknya bakso bakar.